021- 82628878 sales@salimperkasa.co.id

Cara Kerja Kopling Tidak Tetap (Clutch) | LASKAR TEKNIK

 

Kopling pada forklift bekerja dengan memisahkan dan menyambungkan tenaga mesin ke transmisi agar forklift dapat berpindah gigi atau berhenti tanpa mematikan mesin. Saat pedal kopling diinjak, gaya dari pedal akan mengompres pegas pada pelat tekanan kopling sehingga pelat kopling terlepas dari flywheel, memutus aliran tenaga mesin ke transmisi. Ketika pedal dilepas, pelat tekanan dan pelat kopling ditekan kembali ke flywheel, menyambungkan tenaga mesin ke transmisi sehingga forklift bisa bergerak. Sistem ini biasanya mengandalkan mekanisme pengungkit seperti release fork yang meneruskan tekanan dari pedal ke bantalan pembebas, membuat perpindahan gigi berjalan mulus dan efisien.

Untuk sistem rem forklift, fungsi utama adalah memperlambat dan menghentikan forklift serta menjaga posisi forklift saat parkir. Rem biasanya terdiri dari rem servis dan rem parkir. Rem servis dioperasikan dengan pedal rem dan menggunakan sistem hidrolik atau pneumatik untuk menekan sepatu rem ke hub roda sehingga menciptakan gesekan untuk menghentikan gerak forklift. Rem parkir adalah rem mekanis yang diaktifkan dengan tuas khusus untuk menjaga forklift tetap diam saat diparkir. Sistem rem kaki forklift sering bekerja dengan tekanan cairan (hidrolik) atau udara bertekanan (pneumatik) untuk memastikan pengereman yang efektif dan aman.

Singkatnya, kopling berfungsi mengatur pemutusan dan penyambungan tenaga mesin ke transmisi untuk perpindahan gigi dan kontrol laju, sementara rem berfungsi mengontrol dan menghentikan pergerakan forklift, menggunakan sistem hidrolik atau pneumatik untuk pengereman yang handal.